Pacaran Beda Agama Rentan Terhadap Masalah

Sunday, July 20th, 2014 - Fase Hubungan, LDR, PDKT, Pria, Romansa, Tips Tentang Cinta, Wanita

Love is blind. Cinta itu buta, tak kenal status sosial, usia, dan agama. Namun yang terakhir yaitu agama sering menjadi kendala bahkan tak jarang berujung pada perpisahan. Pacaran beda agama memang serba salah dan serba rumit. Bagaimanapun perbedaan yang satu ini sering menjadi titik awal pertikaian bahkan ketika dari sisi yang lain sudah terjadi kecocokan. Intinya perbedaan keyakinan dapat menciptakan perbedaan-berbedaan lain yang sebenarnya tidak harus muncul andai keduanya satu keyakinan. Namun biar bagaimanapun perbedaan agama dalam sebuah hubungan adalah masalah serius dan tidak bisa dibiarkan berlarut-larut. Butuh segera solusi efektif agar hubungan tetap harmonis dan tidak berujung perpisahan.

 Pacaran Beda Agama Akan Rentan Terhadap Masalah

Banyak yang berpendapat, jika kita menjalani pacaran beda agama maka pilihannya hanya ada 2 yaitu pindah ke lain hati atau pindah agama. Namun sebenarnya tidak perlu panik, pacaran beda agama bukan berarti dunia telah kiamat. Masih banyak cara dan solusi agar hubungan tetap bertahan, jadi kita tidak perlu bingung mau dibawa kemana hubungan kita dengan pacar yang agamanya berbeda.

Tips Pacaran Beda Agama

Agar hubungan beda agama tetap berjalan langgeng bahkan besar kemungkinan berujung ke jenjang pernikahan, ada baiknya kita perhatikan tips-tips berikut ini:

1. Meyakinkan Diri Sendiri
Berpikir dengan pertimbangan matang adalah langkah yang baik untuk mempertahankan hubungan beda agama. Kita perlu bertanya pada diri sendiri apakah dia benar-benar pilihan yang tepat karena ini menyangkut masa depan kita sendiri kedepannya. Apabila kita memang yakin dia adalah orang yang tepat untuk menjadi pendamping kita, jalani saja semua seperti apa adanya. Namun satu hal yang harus diingat, kita tidak harus memberi seluruh kasih sayang kita kepadanya. Mungkin pacaran beda agama bagi kita yang menjalani tidak begitu menimbulkan masalah, tapi belum tentu dengan orang tua.

2. Pacaran Santai
Daripada terus menerus memikirkan perbedaan yang tak ada ujungnya, lebih baik kita menjalani hubungan dengan santai sambil mencari persamaan yang membuat kita lebih klik dengan dia. Let it flow, kita harus yakin 100% hidup kita akan indah pada waktunya, dengan atau tanpa dia disamping kita.

3. Menghargai Perbedaan
Perbedaan keyakinan terutama ketika menjalankan ibadah tentu saja wajib dihargai masing-masing pihak. Satu hal yang tidak baik jika kita memaksakan kehendak dalam hal apapun terutama masalah keyakinan. Intinya kita tetap harus mengingatkan dia untuk menjalankan ibadah meskipun beda agama.

4. Muara Hubungan
Berpacaran santai bukan berarti harus berhenti memikirkan hal-hal yang serius. Yang terpenting jika kita menjalani pacaran beda agama dan kita yakin ingin membawa hubungan ke jenjang pernikahan, maka keputusan tersebut harus kita bicarakan dengan dia detik ini juga. Yang perlu kita bicarakan adalah kemungkinan-kemungkinan yang bisa saja terjadi kedepannya. Jika hasil pembahasan lebih berpotensi menimbulkan kemungkinan buruk sebaiknya hubungan secepatnya diakhiri. Namun jika kemungkinan masih terbuka jalan untuk tetap melanjutkan hubungan, kita harus perjuangkan kemungkinan itu.

Pacaran Beda Keyakinan Akan Sering Mengalami Masalah

5. Tetap Berdoa
Cara ini banyak yang bilang sangat klise dan klasik. Namun jika kita selalu membawa hubungan kita dan masalahnya kedalam doa, niscaya Tuhan akan mendengar doa kita. Kita serahkan saja semua pada-Nya dan biarkan Tuhan yang menentukan arah hubungan kita dengan pasangan.

Agama termasuk satu hal yang sifatnya prinsipal, jadi pacaran beda agama memang rentan dengan masalah. Yang harus dipikirkan, kita harus optimis membawa hubungan tersebut berlanjut ke pernikahan. Jika tidak yakin, kita harus memikirkan keputusan apa yang harus kita ambil agar hubungan yang berakhir tidak menyakiti salah satu pihak, entah itu kita sendiri atau pasangan.


Pacaran Beda Agama Rentan Terhadap Masalah | Raras Putri | 4.5