Pacaran Sehat Untuk Generasi Muda

Thursday, July 17th, 2014 - Fase Hubungan, PDKT, Pria, Tips Tentang Cinta, Wanita

Jika remaja ditanya momen apa yang menurutnya paling membahagiakan, pasti sebagian besar menjawabnya saat perpacaran. Terlepas dari pacaran sehat atau tak sehat, momen pacaran adalah situasi paling menyenangkan untuk saling mengenal karakter kedua belah pihak. Minimal dengan berpacaran kita mengenal apa arti jatuh cinta dimana perasaan untuk saling dekat teramat kuat. Ketika dua hati sudah saling mengenal untuk kemudian ingin selalu bersama-sama, maka pacaran adalah media untuk mempersatukan dua hati tersebut sebelum akhirnya menikah.

Pacaran Sehat Untuk Generasi Muda

Menikah dengan diawali pacaran atau tidak, semua tergantung pilihan masing-masing. Ada yang kenal belum lama tapi sudah merasa yakin kemudian menikah, namun ada pula yang harus melalui tahap pacaran berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun baru kemudian menikah. Disalah satu sisi pacaran kadang menimbulkan kekhawatiran tersendiri dimana sering merugikan salah satu pihak terutama pihak wanita. Apalagi jika pacaran sendiri kerap dibumbui seks bebas, maka tak jarang muncul kasus dimana wanita kemungkinan besar hamil diluar nikah.

4 Tips Pacaran Sehat

Pacaran yang sehat tidak identik dengan hura-hura, memburu kesenangan, atau seks bebas. Tanpa harus melibatkan hubungan seks didalamnya, proses pacaran sehat berikut ini bisa kita jadikan landasan dalam menjalin hubungan yang wajar tanpa harus keluar dari jalur norma dan agama.

1. Bedakan Nafsu dan Cinta
Bicara tentang cinta, definisinya tak jauh-jauh dari dari nafsu. Nafsu akan lebih mendorong kita khususnya wanita untuk melakukan apa saja yang diminta sang pacar tanpa berfikir tentang resiko. Dalam hal ini umumnya wanita sering terjebak dalam jurus “lakukan apa saja demi cinta” untuk kemudian melepas mahkota atau keperawanan sebelum menikah.

Dari sini kita harus banyak belajar bahwa antara nafsu dan cinta definisinya sangat berbeda jika kita mau mengkajinya lebih mendalam. Nafsu lebih sering menyisakan penyesalan walaupun awalnya menyenangkan. Sementara cinta lebih pada kondisi 2 hati yang saling menjaga bahkan untuk hal terburuk sekalipun. Cinta tidak merusak, bahkan sebaliknya bersifat melindungi satu sama lain.

2. Menjaga Diri Sendiri
Ketika jatuh cinta kemungkinannya memang kecil untuk tetap memegang prinsip pacaran sehat. Tak jarang kita terpaksa berubah demi menyenangkan hati sang pacar. Sebenarnya selama itu membuat kita tetap nyaman, boleh-boleh saja. Namun jika hal tersebut merampas kenyamanan kita, sebaiknya kita juga tidak perlu memaksakan diri. Toh cinta juga tidak bisa bertahan lama jika dilandasi keterpaksaan. Cinta merupakan kondisi saling memberi dan menerima, tidak saling mengubah. Men-sinkronkan dua hati dan dua individu yang berbeda memang tidak mudah, namun jika kita tidak suka dirubah, kita juga tidak bisa melakukan hal yang sama pada pacar kita.

3. Kenali Keluarganya
Pacaran sebenarnya tidak hanya bentuk keterlibatan hubungan antara kita dan pacar. Disisi lain kita juga perlu mengenal keluarga pacar, dan sebaliknya. Mungkin hal ini sering dianggap terburu-buru, namun mengenalkan pacar pada keluarga lebih cepat lebih baik. Khusus bagi wanita wajar jika merasa was-was kalau pacar yang dicintainya tidak termasuk kriteria pria yang diinginkan kelurganya. Resiko tersebut mau tak mau harus diambil sehingga rasa takut dan was-was bisa segera terjawab. Dibalik semua itu sebenarnya kedewasaan wanita sedang diuji, yaitu sejauh mana ia berjuang sekaligus mempertahankan pria yang dicintai dan dianggapnya paling tepat untuk dijadikan pendamping hidup.

Tips Pacaran Sehat Untuk Generasi Muda

4. Beri Kebebasan
Sangat bisa dipahami bahwa ketika berpacaran kita tidak bisa jauh dari pasangan, kemanpun ingin selalu berdua. Namun bukan berarti berpacaran menutup peluang kita untuk berinteraksi dengan lingkungan dan teman-teman kita. Intinya pacaran sehat tidak pernah mengikat, artinya kebebasan tetap menjadi hak mutlak agar kita tidak menjadi orang egois yang hanya mementingkan diri sendiri dan pacar.


Pacaran Sehat Untuk Generasi Muda | Raras Putri | 4.5